Penasihat Keamanan AS Akan Bertemu Pejabat China di Tengah Ketegangan soal Taiwan

Anton Suhartono
Jake Sullivan (Foto: Reuters)

Beberapa isu yang menjadi pemicu ketegangan adalah masalah perang dagang, tuduhan pelanggaran HAM terhadap muslim Uighur di Xinjiang, soal Hong Kong dan Taiwan, serta pandemi Covid-19.

Belakangan China geram dengan meningkatnya dukungan AS terhadap Taiwan. Negara Komunis itu yakin AS berkolusi untuk mendukung kemerdekaan, sebuah garis merah bagi China.

Namun AS menegaskan tujuannya untuk menciptakan perdamaian di kawasan.

"Komitmen kami untuk Taiwan sangat kuat dan berkontribusi terhadap pemeliharaan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan kawasan itu. Kami menjelaskan secara pribadi dan kepada publik tentang keprihatinan mengenai tekanan dan paksaan Republik Rakyat China terhadap Taiwan dan kami akan terus mengawasi situasi dengan cermat," kata Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

2 hari lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

2 hari lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

2 hari lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal