Pemimpin Junta Militer Jenderal Min Aung Hlaing Kini Jabat Perdana Menteri Myanmar

Anton Suhartono
Min Aung Hlaing kini menjabat perdana menteri Myanmar (Foto: BPMI Satpres)

Pada kesempatan itu Min Aung Hlaing juga mengulangi janjinya untuk memulihkan demokrasi di Myanmar, meski tidak menyebutkan target waktunya.

"Saya menjamin pembentukan serikat berdasarkan demokrasi dan federalisme," ujarnya.

Komisi pemilihan umum bentukan junta militer sebelumnya membatalkan hasil pemilu November 2020 yang dimenangkan partai dimpimpin Aung San Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) dengan alasan kecurangan. Mereka menahan Suu Kyi serta para pejabat dari partai berkuasa, termasuk presiden.

Sementara itu para menteri luar negeri ASEAN akan bertemu pada Senin (2/8/2021) untuk membicarakan soal penunjukan utusan khusus yang ditugaskan untuk menjalankan misi mengakhiri kekerasan serta mendorong dialog antara pihak bertikai di Myanmar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris, Janji Pulihkan Stabilitas

20 jam lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

2 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

4 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal