Pemilu Thailand Dimulai, Pertarungan Junta dengan Mantan Penguasa

Anton Suhartono
Warga mendatangi TPS di Chiang Mai untuk mengikuti pemilu Thailand (Foto: AFP)

"Kami tidak punya hak untuk memutuskan nasib sendiri selama 5 tahun. Saya sangat gembira dengan pemilihan ini," kata Wasa Anupamnt, seorang dokter berusia 28 tahun.

Thailand merupakan negara monarki konstitusional, tetapi istana memiliki kekuatan yang tidak dapat disangkal dan terlindungi dari kritik maupun hukum.

Sebelum pemilu, Raja membatalkan pencalonan kakak perempuannya, Putri Ubolratana, yang diajukan oleh partai yang didukung Thaksin. Pasalnya, keluarga kerajaan tak lazim duduk di pemerintahan.

Raja menyebut langkah untuk membawa saudara perempuannya ke arena politik sangat tidak pantas, karena monarki seolah-olah berada di atas keributan politik.

Partai pengusungnya kemudian dibubarkan oleh pengadilan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional

57 tahun lalu

Partai Perindo Minta DPR Segera Bahas RUU Pemilu Libatkan Parpol Nonparlemen

57 tahun lalu

DPR Rancang Aturan Pilpres Tak Diikuti Terlalu Banyak Capres: Jangan Sampai Kayak Kongres

57 tahun lalu

Perindo Dorong Pemilu yang Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Harus Dikocok Ulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal