Pemilu Israel, Mungkinkah Benjamin Netanyahu jadi PM Lagi dan Apa Dampaknya bagi Palestina?

Anton Suhartono
Israel menggelar pemilu (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Israel menggelar pemilu, Selasa (1/11/2022). Ini merupakan pemilu kelima dalam 4 tahun serta memilih perdana menteri (PM) baru.

Partai berhaluan tengah yang dipimpin Perdana Menteri Yair Lapid, There is a Future, akan bertarung sengit melawan mantan pemimpin Benjamin Netanyahu, Likud dari sayap kanan.

Hasil polling menunjukkan koalisi Netanyahu kemungkinan memenangkan pemilu, sehingga berpeluang mengantarkannya kembali ke kursi PM.

Partai Likud beserta koalisinya dari sayap kanan, Religious Zionism, United Torah Judaism, dan Shas, bisa meraih 59 sampai 60 kursi parlemen Knesset dari total 120 kursi yang diperebutkan.

Sementara Partai There is a Future serta koalisi kelompok tengah, National Unity dan United Arab List, serta sayap kiri, Buruh dan Meretz, bisa mendapatkan 56 kursi. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal