Pemilu Belarusia Dikritik AS, Minsk Gerah: Setop Jadi Pengawas Dunia dan Urus Diri Sendiri!

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko (kanan) memberikan bunga kepada pejabat komisi pemilihan menjelang pemungutan suara di sebuah tempat pemungutan suara, di Minsk, Belarusia, Minggu (25/2/2024). (Foto: AP)

MINSK, iNews.id - Tindakan Amerika Serikat mencampuri urusan dalam negeri orang lain membuat Belarusia muak. Karena itu, Minsk meminta Washington DC untuk berhenti memainkan peran sebagai pengawas dunia dan lebih baik menangani masalahnya sendiri. 

"Saya tidak tahu bagaimana mereka (AS) menilai segala sesuatu dari luar negeri, ini sangat aneh… Mungkin, Amerika Serikat sudah cukup mencoba peran sebagai pengawas dunia, mereka harus mengatasi masalah dalam negerinya," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Pusat Belarusia, Igor Karpenko, dalam konferensi pers pada Minggu (25/2/2024). 

Dia mengatakan, AS sendiri memiliki banyak pertanyaan yang mesti dijawab seputar pemilunya, termasuk pemilihan presiden (pilpres) terkini yang prosesnya mulai berlangsung. Salah satunya adanya isu tentang upaya Partai Demokrat yang berkuasa untuk menjegal Donald Trump mengikuti Pilpres AS 2024. 

Sebelumnya pada Minggu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller mengecam pemilu parlemen dan lokal di Belarusia. Dia menyebut pemilu itu palsu, dan menambahkan bahwa pemilu tersebut diadakan dalam iklim ketakutan. 

"Amerika Serikat mengutuk pemilu parlemen dan lokal palsu yang dilakukan oleh rezim Lukashenko (Presiden Belarusia Alexander Lukashenko) yang berakhir hari ini di Belarusia. Pemilu diadakan dalam iklim ketakutan sehingga tidak ada proses pemilu yang bisa disebut demokratis," kata Miller dalam sebuah pernyataan. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal