Pemilik Hunian Airbnb Bunuh Tamu karena Tak Mampu Bayar Sewa

Nathania Riris Michico
Aplikasi sewa hunian Airbnb. (FOTO: AFP)

ABC News melaporkan, Levy dan Smart menahan tamu mereka, sementara Colton memukulinya sampai pingsan. . Korban kemudian diseret ke taman dan kembali dipukuli.

Cuplikan dari lokasi yang diputar di pengadilan menunjukkan, Jonuzi setengah telanjang dan berbaring di depan rumah dengan hidung patah dan wajah berlumuran darah.

Colton membantah mengetahui bahwa tindakannya sengaja untuk membunuh atau menyebabkan cedera serius pada korban. Dia mengatakan hanya ingin membuat korban tak sadarkan diri.

Colton terancam dijatuhi hukuman penjara selama 20 tahun. Namun, jika dia dinyatakan bersalah atas pembunuhan, dia menghadapi hukuman seumur hidup yang potensial.

Baik Levy dan Smart mengaku bersalah atas pembunuhan yang pada September tahun lalu itu. Smart menerima hukuman penjara sembilan tahun, sementara Levy dijatuhi hukuman tujuh setengah tahun.

Dalam pernyataan, pihak Airbnb mengaku sangat sedih dan marah dengan apa yang terjadi. Airbnb juga sudah menghapus rumah tinggal milik Colton dari situsnya.

"Tidak ada tempat di Airbnb untuk tindakan menjijikkan seperti itu, yang melanggar semua yang diperjuangkan komunitas global kami," kata perusahaan itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Stok Elpiji Nasional Aman, Bahlil: Kita Ambil dari AS dan Australia

Megapolitan
5 hari lalu

Rekonstruksi Pembunuhan Cucu Mpok Nori, Momen Paling Mengerikan Terkuak

Mobil
5 hari lalu

China Salip Jepang Mobil Impor Terbesar di Australia

Nasional
15 hari lalu

WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal