SEOUL, iNews.id – Pemerkosa anak paling terkenal di Korea Selatan dilempari telur oleh kerumunan warga saat dia dibebaskan dari penjara pada Sabtu (12/12/2020). Massa yang emosi pun menyerukan agar lelaki itu dikebiri.
The Straits Times melaporkan, pelaku pedofilia bernama Cho Doo Soon (68) itu bebas setelah 12 tahun mendekam di balik jeruji besi. Sekitar 150 pengunjuk rasa muncul ketika dia tiba di rumahnya di Kota Ansan, yang berada di barat daya Ibu Kota Seoul. Sekitar 100 polisi pun dikirim untuk menjaga ketertiban di lingkungan dan menjaganya tetap aman.
Para warga, aktivis, dan bahkan YouTuber yang ikut dalam aksi protes itu meneriakkan kata-kata berisi kecaman terhadap Cho.
“Eksekusi dia!”
“Kebiri saja!”
“Usir dia dari Ansan!”
Itulah beberapa kalimat yang keluar dari mulut para pendemo saat Cho keluar dari mobil. Lelaki itu tampak dikawal oleh sejumlah petugas layanan pembebasan bersyarat dari Kementerian Kehakiman Korea Selatan.
Kemarahan publik Korea terhadap Cho memang masih tinggi. Pasalnya, pria berambut abu-abu itu secara brutal memerkosa dan membuat cacat seorang gadis berusia 8 tahun pada 2008.