Pemerintahan Najib Dilaporkan Surati CIA, Nama Indonesia Juga Disebut

Anton Suhartono
Najib Razak (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Portal berita Malaysiakini melaporkan, Kantor Departemen Perdana Menteri di pemerintahan Najib Razak mengirim surat kepada Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (AS) CIAGina Haspel sebelum pemilu 9 Mei untuk meminta dukungan.

Di surat itu disebutkan, bahayanya Mahathir Mohamad, lawan Najib di pemilu ke-14, bagi kepentingan Amerika Serikat di kawasan.

"Yang Mulia harus mendapat informasi yang tepat bahwa Mahathir, pada dasarnya, bukanlah seorang reformator yang dapat meningkatkan kepentingan nasional Malaysia ketika dia bergabung dengan oposisi untuk kepentingannya sendiri."

Di masa lalu, bunyi surat itu, Mahathir merupakan sosok yang anti-Barat, anti-Semit, dan otokratis, serta membungkam perbedaan pendapat melalui kekuatan serta menunjukkan pengabaian total terhadap hak asasi manusia dan supremasi hukum.

"Selama masa jabatannya, Undang-Undang Keamanan Internal (ISA) sangat disalahgunakan untuk agenda politiknya dan memungkinkannya untuk memerintah Malaysia selama lebih dari dua dekade."

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia Akhirnya Terungkap, Terkait KPKNL!

57 tahun lalu

Al Ghazali Jadi Drummer Konser Dewa 19 di Malaysia, Gantikan Tyo Nugros!

57 tahun lalu

Viral Tyo Nugros Batal Tampil pada Konser Dewa 19 di Malaysia, Alasannya Mengejutkan!

57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal