Pemerintah Sri Lanka Paksa Kremasi Jenazah Muslim Korban Covid-19, Picu Kemarahan

Anton Suhartono
Jenazah muslim korban Covid-19 di Sri Lanka dikremasi memicu kemarahan publik (Foto: AFP)

Kejadian ini semakin membuat marah publik dan diungkapkan melalui media sosial, termasuk mantan pejabat pemerintah.

"Para hantu di Kanatte (kuburan) dalam semalam menghilangkan pita putih yang diikat untuk mengenang bayi yang dikremasi secara paksa," kata mantan Menteri Luar Negeri, Mangala Samaraweera,dalam cuitan, seperti dikutip dari AFP, Selasa (15/12/2020).

Seorang influencer yang mengunggah foto pita di akun media sosialnya menyebut tindakan tersebut sebagai penindasan negara.

Sri Lanka mengalami lonjakan kasus Covid-19 sejak Oktobe,. Jumlah kasus infeksi meningkat hampir 10 kali lipat menjadi total lebih dari 32.790 orang, sebanyak 152 di antaranya meninggal.

Dewan Muslim Sri Lanka menyatakan, banyak muslim yang menjadi korban meninggal akibat virus corona. Jumlah muslim di Sri Lanka mencapai 10 persen total 21 juta populasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Teks Khutbah Jumat 17 Juli 2026 tentang Bulan Safar Bukan Bulan Sial

8 hari lalu

Doa Awal Bulan Safar Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya untuk Tolak Bala

9 hari lalu

Kapan Bulan Safar 2026 ? Simak Sejarah hingga Mitos Sial dan Doa Tolak Bala

11 hari lalu

Jenazah Temon Dipindahkan dari Rumah Duka ke GPIB Effatha Melawai Sore Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal