Pemerintah Sri Lanka Paksa Kremasi Jenazah Muslim Korban Covid-19, Picu Kemarahan

Anton Suhartono
Jenazah muslim korban Covid-19 di Sri Lanka dikremasi memicu kemarahan publik (Foto: AFP)

KOLOMBO, iNews.id - Sebanyak 15 jenazahmuslim korban virus corona di Sri Lanka dikremasi memicu kemarahan publik.

Otoritas kesehatan negara berpenduduk mayoritas Budha itu bersikeras semua korban meninggal akibat Covid-19 harus dikremasi, termasuk muslim.

Perintah yang berlaku sejak April itu dikeluarkan di tengah kekhawatiran para biksu Budha berpengaruh bahwa jenazah korban Covid-19 yang dikubur dapat mencemari air tanah dan menyebarkan virus.

Sebanyak 19 keluarga muslim di Kolombo pada pekan lalu menolak kerabat mereka dikremasi, namun jaksa agung memerintahkan agar tetap dibakar. Sejauh ini sudah 15 dari 19 jenazah, termasuk seorang bayi berusia 20 hari, yang dikremasi. Keputusan itu dikecam kelompok muslim dan lainnya.

Selama akhir pekan, masyarakat mengikat ribuan pita putih ke gerbang tempat pemakaman yang menampung abu kremasi, namun disingkirkan oleh pihak berwenang, Senin (14/12/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Teks Khutbah Jumat 17 Juli 2026 tentang Bulan Safar Bukan Bulan Sial

8 hari lalu

Doa Awal Bulan Safar Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya untuk Tolak Bala

9 hari lalu

Kapan Bulan Safar 2026 ? Simak Sejarah hingga Mitos Sial dan Doa Tolak Bala

10 hari lalu

Jenazah Temon Dipindahkan dari Rumah Duka ke GPIB Effatha Melawai Sore Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal