Pemerintah Maduro Cekal dan Bekukan Rekening Pemimpin Oposisi Guaido

Nathania Riris Michico
Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido. (Foto: AFP/Federico PARRA)

"Kami di sini, kami akan terus bertindak dan bekerja untuk menghadapi krisis kemanusiaan," kata Guaido, dalam konferensi pers seperti dilaporkan Reuters dan Independent, Rabu (30/1/2019).

Ratusan ribu orang melakukan aksi protes pada 23 Januari melawan Presiden VenezuelaNicolas Maduro, yang memicu tindakan keras polisi. PBB menyatakan setidaknya 40 orang diyakini tewas dalam kekerasan politik pekan lalu, termasuk 26 akibat tembakan oleh pasukan pro-pemerintah.

Meningkatkan tekanan pada Maduro, pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberlakukan sanksi terhadap perusahaan minyak negara Venezuela PDVSA pada Senin kemarin.

Keputusan ini memicu harga minyak global melejit naik dan mengundang tanggapan kemarahan dari China serta Rusia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Kolombia Petro Tolak Mentah-Mentah Rencana AS Caplok Venezuela

57 tahun lalu

Trump: Setelah Iran, Kuba!

57 tahun lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

57 tahun lalu

Airlangga Ungkap Rencana RI Impor Minyak dari AS dan Venezuela

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal