Pemerintah Israel Tolak Negara Palestina

Anton Suhartono
Gideon Saar menegaskan Israel menolak pembentukan negara Palestina (Foto: AP)

HAIFA, iNews.id - Pemerintah Israel dengan tegas menolak pembentukan negara Palestina. Pernyataan tersebut diyakini hanya akan menambah panjang perang di Jalur Gaza dan Tepi Barat di saat korban terus berjatuhan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel yang baru ditunjuk Gideon Saar menegaskan, pemerintahannya tak setuju dengan kemerdekaan Palestina, setidaknya untuk saat ini. Dia khawatir pemerintahan Palestina akan dikuasai oleh Hamas.

"Cukup satu kata, tidak," kata Saar, saat ditanya wartawan mengenai negara Palestina, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (12/11/2024).

Dia yakin jika negara Palestina didirikan, Hamas akan ikut berkuasa sebagaimana terjadi Jalur Gaza. Saat Israel menarik pasukan dari Gaza pada 1993 berdasarkan Perjanjian Oslo, situasi keamanan di negaranya langsung memburuk.

"Pembentukan negara Palestina saat ini berarti pembentukan negara Hamas. Kami menyaksikan setelah meninggalkan Jalur Gaza, hanya butuh waktu setahun sebelum Hamas menguasai Gaza," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap

16 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

18 jam lalu

Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!

18 jam lalu

Yusril Tegaskan Abdul Karim WN Palestina yang Ditangkap Polri Bukan Aktivis Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal