Pembunuhan Sadis di Gereja, Muslim Prancis: Itu Bukan Ideologi Kami!

Arif Budiwinarto
Polisi berkumpul di depan gereja lokasi penikaman yang menewaskan tiga orang di Nice, Kamis (29/10/2020) pagi waktu setempat. (foto: AFP)

Louati menyebut aksi kekerasan yang memakan korban jiwa merupakan bentuk nyata dari ideologi teroris yang terus tumbuh dan menyebar ke seluruh penjuru dunia.

"Sekitar 750 orang tewas di masjid-masjid di seluruh dunia, mengapa kita tidak dapat menghubungkan titik-titiknya dan melihat bahwa ideologi ini telah menyebar sehingga sejauh ini kita kalah dalam pertarungan gagasan," lanjutnya.

"Kami menangani serangan ini seolah-olah mereka terpisah satu sama lain, padahal tidak," ucapnya.

Muslim Prancis sampaikan duka cita atas insiden penikaman Gereja Notre-Dame

Di media sosial, Muslim Prancis beramai-ramai menuliskan ucapan duka cita serta mengutuk insiden penikaman di Gereja Basilica Notre-Dame.

"Serangan ini sangat serius, dan faktanya terjadi di tempat dimana orang mencari kedamaian."

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

57 tahun lalu

PSG Juara Liga Champions, Suporter di Paris Malah Rusuh hingga Bakar Mobil

57 tahun lalu

Prabowo Bawa Pulang Kesepakatan Bisnis Rp61,25 Triliun usai Lawatan ke Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal