Pembunuhan dan Penculikan Marak di Iran, Seruan Boikot Pemilihan Umum Meningkat

Umaya Khusniah
Warga Irak melakukan aksi demo. (Foto: Ist)

Dia juga meminta para pemimpin gerakan protes lainnya untuk mundur dari pencalonan.

"Bersiap ... untuk melanjutkan revolusi dalam beberapa bulan mendatang melawan Iran dan milisi kotornya. Tidak ada pilihan lain selain menggulingkan rezim kriminal ini," kata Sheikh Ali.

Pihak berwenang gagal untuk secara terbuka mengidentifikasi atau menuntut para pelaku pembunuhan, yang belum diklaim. Namun, para aktivis telah berulang kali menyalahkan kelompok bersenjata terkait Iran yang memiliki pengaruh besar di Irak.

Mr Wazni selama bertahun-tahun mengkritik kelompok bersenjata Irak dan pengaruh besar Iran di negara itu. Sehari setelah dia terbunuh, jurnalis terkemuka Ahmed Hassan juga ditembak di Irak selatan. Dia tetap koma setelah menjalani operasi otak.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lagi! 3 Orang Disekap 3 Pekan di Jakpus gegara Dituduh Mencuri di Tempat Percetakan

57 tahun lalu

Pelaporan Tiyo Ardianto Dinilai Bentuk Pengalihan Perhatian Publik

57 tahun lalu

Asfinawati Ungkap Konsep Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras-Agama: Bukan Orang per Orang

57 tahun lalu

UBK Ungkap Ketua BEM FH Terima Rp20 Juta, Diserahkan Lewat Oknum Polisi

57 tahun lalu

Kisah Pilu Perempuan di Bandung Disekap Pacar 3 Tahun, Tubuh Penuh Luka hingga Mata Buta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal