Parlemen Irak Setujui APBN 2021 Sebesar Rp1.300 Triliun

Ahmad Islamy Jamil
Sekitar 97 persen anggaran negara Irak bergantung pada hasil penjualan minyak (ilustrasi). (Foto: AFP)

BAGHDAD, iNews.id – Parlemen Irak pada Rabu (31/3/2021) menyetujui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021 sebesar 130 triliun dinar Irak (Rp1.300 triliun). Persetujuan diperoleh di saat negara Arab itu tengah bergulat dengan krisis ekonomi dan keuangan karena rendahnya harga minyak mentah.

Defisit anggaran Irak tahun ini diperkirakan mencapai 28,7 triliun dinar Irak (Rp287 triliun). “Persetujuan anggaran ini akan membantu menstabilkan ekonomi Irak, menarik investasi dan membuka jalan bagi pembangunan kembali negara ini,” ungkap Anggota Parlemen Irak, Wafa al-Shimmari, dikutip Reuters, Kamis (1/4/2021).

APBN Irak 2021 menetapkan harga minyak 45 dolar AS per barel dan ekspektasi ekspor minyak sebesar 3,25 juta barel per hari (bpd). Jumlah itu sudah termasuk 250.000 bpd yang diproduksi dari Wilayah Otonomi Kurdi.

Irak sangat bergantung pada minyak untuk mendanai 97 persen anggarannya. Sementara, komitmen negara itu pada kesepakatan OPEC+ tentang pengurangan produksi minyak telah menekan keuangannya. Padahal, Pemerintah Irak sedang berjuang keras untuk mengatasi dampak dari perang bertahun-tahun dan korupsi yang merajalela.

Setelah perselisihan selama berbulan-bulan, Wilayah Otonomi Kurdi dan Pemerintah Irak mencapai kesepakatan tentang sejumlah masalah pelik, termasuk penjualan minyak dan pendapatan nonminyak Kurdi. Menurut anggota Parlemen Irak dan para pejabat Kurdi, kesepakatan itu dapat membantu meredakan ketegangan antara Baghdad dan Erbil, ibu kota Wilayah Kurdistan.

Di bawah Undang-Undang APBN 2021 yang disahkan oleh mayoritas legislator Arab dan Kurdi, Wilayah Otonomi Kurdi berkomitmen untuk memproduksi minyak tidak kurang dari 460.000 barel per hari.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Serangan Proksi Iran Makin Brutal, AS Desak Seluruh Warganya Segera Tinggalkan Irak

Nasional
7 hari lalu

Ichsanuddin Noorsy Blak-blakan Ekonomi RI Mulai Bergejolak, Ungkap Tanda-Tandanya

Nasional
11 hari lalu

Purbaya: RI Jauh dari Krisis, Ekonomi Tumbuh 6 Persen Seharusnya Tak Sulit

Nasional
13 hari lalu

Purbaya Bantah Indonesia bakal Krisis: Jangan Bilang Ekonomi akan Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal