"Mencapai kesepakatan gencatan senjata segera merupakan hal sangat penting pada saat kritis ini," bunyi pernyataan istana kepresidenan.
Sementara itu Emiri Diwan Qatar menyatakan, Biden membahas upaya mediasi bersama untuk menghentikan perang di Gaza dengan dengan Al Thani.
Putaran terakhir negosiasi berlangsung pada 16 Agustus di Doha. Saat itu AS menyampaikan proposal 'Penghubung Akhir" untuk Israel dan Hamas. Proposal tersebut diklaim konsisten dengan prinsip-prinsip yang didukung oleh Biden pada 31 Mei. Namun rincian proposal tersebut masih dirahasiakan.
Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken pekan lalu mengingatkan Presiden Israel Isaac Herzog bahwa pembicaraan gencatan senjata dengan Hamas kali ini mungkin kesempatan terakhir.
Jika pembicaraan berikutnya tak tercapai kesepakatan, kata Blinken, semua sandera Israel yang ditahan di Jalur Gaza mungkin tak akan pernah pulang dan perang akan terus berlanjut.