Pembantu asal Indonesia Tak Digaji Majikan Malaysia 7,5 Tahun, Begini Reaksi Keras Dubes RI

Antara
YT (kiri), pekerja rumah tangga asal Indonesia, bersama Dubes RI di Kuala Lumpur, Hermono. (Foto: ANTARA)

KUALA LUMPUR, iNews.id – YT (60), pembantu rumah tangga asal Indonesia, tak kunjung dibayar gajinya oleh majikan di Malaysia setelah bekerja selama 7,5 tahun. Merespons temuan itu, Duta Besar RI di Kuala Lumpur, Hermono, mengancam akan melaporkan majikan tersebut ke polisi atas dugaan melakukan perdagangan orang dan kerja paksa.

“Apabila majikan YT tidak mau bertanggung jawab memenuhi hak-hak YT, KBRI Kuala Lumpur akan membawa kasus ini ke ranah pidana perdagangan orang dan kerja paksa,” kata Hermono di Kuala Lumpur, Rabu (9/2/2022).

Saat ini, majikan YT menolak membayar gaji perempuan asal Jawa Barat itu dengan alasan tidak pernah mempekerjakan yang bersangkutan karena tidak ada ikatan lewat kontrak kerja. Majikan YT mengatakan, selama ini dia telah memberi tempat tinggal dan makan kepada YT sambil menunggu kepulangan.

Kasus YT terungkap berkat laporan masyarakat yang melihat seorang pekerja rumah tangga (PRT) asal Indonesia bertahun-tahun tidak pernah pulang dan dicurigai tidak mendapatkan gaji. YT juga tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan orang lain dan hanya keluar rumah untuk membuang sampah.

Berdasarkan laporan tersebut, KBRI Kuala Lumpur meminta bantuan Dinas Tenaga Kerja Selangor untuk menyelamatkan YT dari rumah majikannya di daerah Shah Alam, Selangor. Saat ini, YT berada di rumah perlindungan setelah dijemput dari rumah majikannya pada 3 Februari 2022 setelah sebelumnya dititipkan di KBRI selama satu malam.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

57 tahun lalu

Bus Pariwisata Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek, Picu Kemacetan Panjang

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

57 tahun lalu

Horor! Kerbau Kurban Ngamuk, Seruduk Warga hingga Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal