4 Pemanah Legendaris Paling Ditakuti pada Zaman Dahulu, Nomor 3 Dijuluki Si Gila

Tim Litbang MPI
Alifia Nur Faiza
Ilustrasi pria melepaskan anak panah dari busurnya. (Foto: Pixabay)

2. Nasu no Yoichi

Meskipun lebih dikenal sebagai karakter dalam anime Drifters, sebenarnya Nasu no Yoichi adalah sosok samurai legendaris yang turut bertempur bersama klan Minamoto dalam Perang Genpei. Yoichi lahir pada 1169 dan sudah ikut berperang di usianya yang masih sangat muda. 

Dalam sebuah buku berjudul The Tale of The Heike, Nasu no Yoichi berhasil menjawab tantangan musuhnya untuk menembakkan anak panah pada sebuah kipas di salah satu tiang kapal, sementara dia duduk di atas tunggangan di tengah ombak yang bergoyang. Hasilnya, Yoichi berhasil menembak jatuh kipas tersebut hanya dengan satu anak panah. 

3. Letnan Kolonel Jack Churchill 

Jack Churchill adalah tentara pada masa Perang Dunia II. Dia dijuluki sebagai Jack Si Gila karena menjadi satu-satunya prajurit yang hanya mengandalkan busur dan panah untuk berperang melawan senjata api. 

Dia bahkan pernah berhadapan dengan pasukan Nazi Jerman hanya dengan menggunakan busur, panah, serta pedang Skotlandia. Meskipun sempat tertembak di leher, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Jack Churchill. 

Setelah perperangan dengan pasukan Hitler, Jack Churchill malang-melintang menjadi prajurit dalam berbagai pasukan khusus sebelum akhirnya pensiun dan mendapatkan penghargaan pada 1959. 

4. Demosthenes 

Demosthenes adalah salah satu orator dan politikus asal Athena paling berpengaruh pada zaman Yunani kuno. Tidak hanya bermain di dunia politik saja, Demosthenes juga mahir dalam berperang. Dalam pertempuran melawan Spartan, Demosthenes berhasil menaklukkan pasukan Sparta yang dikenal gila, hanya dengan mengandalkan busur dan anak panah.

Siluet para pemanah di zaman dulu (ilustrasi). (Foto: Pixabay)
Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Gempa Besar Guncang AS, Venezuela, dan Jepang, Ini Penjelasan Ahli

57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang

57 tahun lalu

Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal