Pelaku Penikaman Salman Rushdie Mengaku Tak Bersalah, Motif Masih Misterius

Anton Suhartono
Salman Rusdhie ditikam saat akan mengisi acara di New York (Foto: Reuters)

"Saya kira hal terpenting untuk diingat adalah orang harus tetap berpikiran terbuka. Mereka perlu melihat semuanya. Mereka tidak bisa hanya berasumsi sesuatu terjadi karena mengapa sesuatu itu terjadi," ujarnya, dikutip dari Reuters, Minggu (14/8/2022).

Sidang pendahuluan kasus ini akan digelar pada Jumat mendatang.

Matar lahir di California namun pindah ke New Jersey baru-baru ini. Dia ditangkap di tempat kejadian oleh seorang polisi negara bagian setelah dibekuk oleh para tamu acara.

Belum diketahui motif penusukan tersebut, kepolisian New York masih mendalami kasus ini.

Rushdie sejak lama diincar oleh Iran atau sejak penerbitan Ayat-Ayat Setan puluhan tahun silam. Dia mendapat ancaman pembunuhan terkait isi novel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal