Berbicara mengenai kehancuran Gaza yang dialami Israel sejak konflik dimulai pada 7 Oktober, Hamdan meminta masyarakat internasional untuk segera mengirimkan tim pertahanan sipil khusus. Tujuannya adalah untuk membantu mengevakuasi jenazah yang masih terjebak di bawah reruntuhan. Menurut Kementerian Luar Negeri Palestina, ribuan orang masih terjebak di antara puing-puing bangunan.
Gencatan senjata yang disepakati pekan lalu adalah penghentian pertama pertempuran antara Israel dan Hamas yang sudah berlangsung tujuh minggu.
Di pihak Israel, sebanyak 1.200 orang tewas dan sekitar 240 orang lainnya ditawan Hamas. Sementara di pihak Palestina, setidaknya 16.000 warga sipil telah terbunuh akibat pemboman pasukan zionis yang membabi buta.