Pejabat China Sebut Obat Flu Jepang Ini Efektif Obati Penderita Virus Korona

Anton Suhartono
Favipiravir atau Avigan (Foto: AFP)

Meski demikian, Fujifilm Toyama Chemical menolak mengomentari pernyataan Zhang soal obat yang dibuat pada 2014 itu.

Pernyataan Zhang berdampak besar bagi perusahaan. Saham Fujifilm menguat pada Rabu atau sehari setelah komentar Zhang disampaikan ke media, yakni ditutup naik 14,7 persen menjadi 5.207 yen pada sesi pagi.

Dokter di Jepang juga menggunakan obat yang sama dalam studi klinis terhadap pasien dengan gejala Covid-19 ringan hingga sedang. Mereka berharap obat tersebut bisa mencegah perkembangbiakan virus pada pasien.

Namun sumber di Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan, obat ini tidak efektif digunakan pada orang dengan gejala parah.

"Kami telah memberi Avigan kepada 70 hingga 80 orang, tapi tampaknya tidak berfungsi dengan baik ketika virus sudah berlipat ganda," kata sumber, kepada surat kabar Mainichi Shimbun.

Pada 2016, Pemerintah Jepang pernah memasok favipiravir sebagai bantuan darurat untuk menghadapi wabah virus Ebola di Guinea.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Tak Bisa Sembarangan Lagi! BPOM Wajibkan Minimarket Punya Tenaga Terlatih untuk Jual Obat

Internasional
3 hari lalu

Xi Jinping dan Putin Bertemu Hari Ini, Bahas Apa?

Internasional
5 hari lalu

Setelah Trump, Giliran Putin ke China Bertemu Xi Jinping

Internasional
7 hari lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal