Pejabat AS Temui Junta Militer Niger, Ingatkan soal Sanksi Ekonomi

Muhammad Fida Ul Haq
Presiden Niger Mohamed Bazoum masih disandera (Foto: Reuters)

“Negara saya sedang diserang dan saya disandera. Saya hanya salah satu dari ratusan warga yang dipenjara secara sewenang-wenang dan ilegal,” kata Bazoum, pada 26 Juli.

Dia menegaskan, kudeta tidak bisa dibenarkan dari sudut pandang apa pun. Konsekuensi dari kudeta bisa menghancurkan Niger jika para pelaku mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Menurut Bazoum, di masa pemerintahannya selama 3 tahun terakhir, situasi keamanan Niger lebih baik.

“Kondisi keamanan Niger telah meningkat secara dramatis. Bantuan asing mencapai 40 persen dari anggaran nasional, namun tidak akan disalurkan jika kudeta berhasil,” ujarnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
2 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

3 jam lalu

Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya

3 jam lalu

Menteri PU soal Nama Istri-Anak di Surat Kunker AS: Cuma untuk Urus Visa

3 jam lalu

Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal