Pejabat AS Kunjungi Taiwan Lagi, China Akan Membalas

Anton Suhartono
Wang Wenbin (Foto: AFP)

Krach juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Tsai Ing Wen.

Sementara itu di Beijing, Wang mengatakan China telah menyampaikan sikap tegas kepada AS tentang kunjungan Krach. Mereka menentang setiap pertukaran resmi antara AS dan Taiwan.

Wang menyebut, kunjungan Krach untuk memberikan dukungan dan kekuatan bagi kemerdekaan Taiwan yang artinya merusak hubungan China dengan AS.

"Kami mendesak AS untuk sepenuhnya mengakui sensitivitas yang ekstrem dari masalah Taiwan ini. China akan membuat tanggapan yang diperlukan bergantung pada bagaimana situasi berkembang," kata Wang.

Hubungan antara China dan AS berada di titik terendah dalam beberapa bulan terakhir. Selain isu Taiwan, kedua negara bersitegang mengenai perang dagang, pemberlakuan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong, penanganan pandemi virus corona, serta masalah lainnya.

Sementara itu China menganggap Taiwan sebagai provinsinya yang memisahkan diri. Presiden Xi Jinping mengatakan akan merebut kembali Taiwan bahkan sekalipun harus dengan paksa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

57 tahun lalu

Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!

57 tahun lalu

Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal