PBB Rilis Laporan Penyelidikan Perang Gaza, Israel Harus Segera Hentikan Pendudukan Palestina

Anton Suhartono
Komisi penyelidikan independen yang dibentuk Dewan HAM PBB merilis laporan, Israel harus melakukan lebih dari sekadar menghentikan pendudukan atas wilayah Palestina (Foto: Reuters)

"Ini merupakan laporan yang bias dan sepihak yang dinodai oleh kebencian terhadap Negara Israel dan berdasarkan serangkaian panjang laporan sepihak dan bias sebelumnya," bunyi pernyataan.

Amerika Serikat selaku sekutu dekat Israel juga mengecam penyelidikan itu.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price menegaskan pemeritahanyya menentang penyelidikan dan mengatakan laporan itu tidak mengurangi kekhawatiran AS atas pendekatan sepihak dan bias yang tidak memajukan prospek perdamaian.

Penyelidikan komisi independen ini dipicu perang konflik 11 hari pada Mei 2021 yang menewaskan 250 warga Palestina di Gaza dan 13 orang di Israel. Mandat penyelidikan mencakup dugaan pelanggaran HAM sebelum dan sesudah perang dan berupaya menyelidiki akar penyebab konflik.

Dalam laporan yang sama, komisi mengungkap praktik diskriminasi terhadap warga Palestina. Undang-undang Israel menolak naturalisasi warga Palestina yang menikah dengan penduduk Israel. Laporan menuduh negara itu membedakan status sipil, hak, dan perlindungan hukum bagi kelompok minoritas Arab. Israel berdalih langkah tersebut diterapkan demi menjaga keamanan nasional serta karakter negara Yahudi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir

57 tahun lalu

Trump Kecam Netanyahu: Dia Seharusnya Berterima Kasih!

57 tahun lalu

Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Perjuangan Palestina

57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal