PBB Rilis Daftar Negara Paling Tak Bersahabat dengan Aktivis HAM

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

"Kami semakin melihat rintangan hukum, politik, dan administratif digunakan untuk mengintimidasi dan membungkam masyarakat sipil," katanya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China, Geng Shuang, menanggapi laporan terbaru ini secara serius dan mempertanyakan kebenaran datanya.

"Tidak sesuai dengan fakta. China adalah negara yang memegang supremasi hukum," kata dia.

"Siapa pun yang menggunakan nama HAM untuk memecah belah bangsa, menantang sistem politik, atau menciptakan ketidakstabilan sosial, akan dihukum sesuai dengan hukum," ujarnya, menegaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tama S Langkun Soroti Aktivis HAM hingga Advokat Masih Rentan Dikriminalisasi

57 tahun lalu

RI Serukan Kolaborasi Dunia Jaga Konservasi Mangrove di Forum PBB, Mitigasi Perubahan Iklim

57 tahun lalu

Indonesia Ajak Dunia Tetap Fokus Lindungi Hutan di Tengah Ketegangan Global

57 tahun lalu

Sakti! Badan Intelijen Israel Tahan Wakil Sekjen PBB di Bandara Ben Gurion

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal