PBB Kutuk Serangan Militer Israel yang Bunuh Banyak Warga Sipil di Gaza

Ahmad Islamy Jamil
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id – Sekretaris Jenderal PBBAntonio Guterres mengutuk serangan militer Israel yang membunuh banyak  warga sipil di Gaza. Menurut dia, hal itu tidak dapat diterima. 

Guterres pun mengimbau para pihak yang berkonflik untuk segera menghentikan pertikaian dan menahan diri secara maksimal. 

“Israel harus mematuhi kewajibannya di bawah hukum kemanusiaan internasional, termasuk penggunaan kekuatan secara proporsional dan mengambil semua tindakan pencegahan yang layak untuk menyelamatkan warga sipil dan objek sipil dalam melakukan operasi militer,” kata Wakil Juru Bicara PBB, Farhan Haq, pada Rabu (10/5/2023).

Israel menyerang sasaran Jihad Islam di Gaza untuk hari kedua pada Rabu kemarin. Sementara itu, para militan Palestina di Gaza meluncurkan ratusan roket melintasi perbatasan negara, memicu sisem keamanan Israel menyalakan sirene hingga Tel Aviv. Sementara Mesir memulai upaya menengahi untuk mengakhiri pertempuran itu.

Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara, menggelar pertemuan secara tertutup pada Rabu atas eskalasi konflik terbaru antara Palestina dan Israel itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

57 tahun lalu

Survei: Sebagian Besar Warga Israel Yakin Netanyahu Gagal dalam Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal