PBB: Iran Eksekusi Mati 21 Orang, Sebagian Dituduh Mata-Mata

Anton Suhartono
Iran telah mengeksekusi mati setidaknya 21 orang serta menangkap lebih dari 4.000 lainnya terkait konflik belakangan ini (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id - Iran telah mengeksekusi mati setidaknya 21 orang serta menangkap lebih dari 4.000 lainnya, demikian data badan PBB kantor hak asasi manusia (HAM) PBB, OHCHR. Dari jumlah itu, sebagian dieksekusi mati sejak perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari.

Setidaknya sembilan orang dieksekusi terkait demonstrasi besar-besaran yang mengguncang Iran pada Desember 2025 hingga Januari 2026. Selain itu, 10 orang lainnya diduga anggota kelompok oposisi pemerintah, serta dua orang atas tuduhan mata-mata.

Sementara itu, diperkirakan lebih dari 4.000 orang ditangkap atas tuduhan mengganggu keamanan nasional.

OHCHR mengungkap, banyak orang yang menjadi korban penghilangan paksa, penyiksaan, atau perlakuan kejam tidak manusiawi, serta merendahkan martabat termasuk pengakuan paksa.

"Saya sangat prihatin bahwa, di samping dampak konflik yang sudah parah, hak-hak rakyat Iran terus dirampas oleh pihak berwenang, dengan cara yang kejam dan brutal," kata Komisaris HAM PBB, Volker Turk, seperti dikutip dari AFP, Kamis (30/4/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal