Paus Fransiskus: Covid-19 Hancurkan Kapitalisme, Dunia Perlu Reformasi

Arif Budiwinarto
Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik, Paus Fransiskus. (foto: AP)

Dia mengatakan pandemi Covid-19 semakin menguatkan keyakinannya bahwa lembaga politik dan ekonomi saat ini perlu direformasi untuk memenuhi kebutuhan orang yang paling terdampak wabah itu.

"Selain cara berbagai negara menanggapi krisis yang berbeda, ketidakmampuan mereka untuk bekerja sama menjadi sangat jelas," lanjutnya.

"Siapa pun yang berpikir bahwa satu-satunya pelajaran yang bisa diambil adalah kebutuhan untuk memperbaiki apa yang sudah kita lakukan, atau untuk menyempurnakan sistem dan peraturan yang ada, merupakan usaha menolak kenyataan," ujarnya.

Judul ensiklik terbaru Paus Fransiskus memicu kontroversi di negara berbahasa Inggris. Para kritikus bahasa memandang terjemahan langsung dari kata "fratelli" (saudara laki-laki) tidak mencakup gender perempuan.

Sedangkan Vatikan menegaskan bahwa bentuk Jamak dari kata 'fratelli' adalah inklusif gender dan dokumen itu pada dasarnya inklusif terhadap perempuan.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Health
5 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
5 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
5 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
5 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal