Paus Fransiskus Bikin China Gerah, Ada Apa?

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik, Paus Fransiskus. (Foto: AP)

Dalam buku barunya berjudul “Let Us Dream” yang akan terbit pada 1 Desember mendatang, Paus Fransiskus mencantumkan frasa “orang-orang Uighur yang malang” di antara contoh kelompok yang dianiaya karena iman mereka.

Paus Fransiskus menulis tentang perlunya melihat dunia dari pinggiran dan masyarakat yang terpinggirkan; ke tempat-tempat bergumulnya dosa, kesengsaraan, pengucilan, penderitaan, penyakit, serta kesendirian.

“Saya sering memikirkan orang-orang yang teraniaya: Rohingya, Uighur yang malang, Yazidi—apa yang ISIS lakukan kepada mereka benar-benar kejam—atau orang Kristen di Mesir dan Pakistan dibunuh dengan bom yang meledak saat mereka berdoa di gereja,” tulis Paus.

Pasu Fransiskus menolak untuk menyeru China atas tindakan keras negara itu terhadap kaum minoritas, termasuk penganut Katolik. Vatikan bulan lalu memperbarui perjanjian kontroversial dengan Beijing tentang pencalonan uskup Katolik, dan Paus Fransiskus berhati-hati untuk tidak mengatakan atau melakukan apa pun yang menyinggung Pemerintah China tentang masalah itu.

China dan Vatikan tidak memiliki hubungan formal sejak Partai Komunis memutuskan hubungan dan menangkap para pemuka Katolik, beberapa saat setelah merebut kekuasaan pada 1949.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal