Pasukan Myanmar Serang Gereja Tewaskan 4 Orang, Uskup Agung: Mereka Warga Sipil Tak Berdosa

Anton Suhartono
Gereja Katolik di Kayah, Myanmar, diserang pasukan junta militer menewaskan empat orang (Foto: Kantarawaddy Times)

Bo melanjutkan, gereja, rumah sakit, dan sekolah seharusnya dilindungi selama konflik sebagaimana amanat konvensi internasional.

Serangan itu memaksa warga menyelamatkan diri ke hutan, lebih dari 20.000 orang di antaranya dalam kondisi sangat membutuhkan makanan, obat-obatan, dan fasilitas kebersihan.

Jumlah warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka diperkirakan terus meningkat menjadi antara 30.000 hingga 50.000 dan orang hingga Rabu, sebagian berlindung di gereja.

"Orang tua dan anak-anak ada di gereja. Semua gereja memasang bendera putih agar tidak menjadi sasaran penembakan," kata seorang warga berusia 20 tahun yang tak menyebutkan identitasnya.

Dia mengatakan, situasi masih mencekam karena pasukan Myanmar terus menembaki milisi lokal dengan senjata berat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Destinasi
9 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
10 hari lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Internasional
30 hari lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Internasional
1 bulan lalu

Partai Pro-Militer Unggul dalam Pemilu Myanmar Tahap Pertama, Partisipasi Pemilih Rendah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal