Pasukan Israel Serang Personel Penjaga Perdamaian UNIFIL di Lebanon, 4 Luka

Anton Suhartono
Militer Israel menyerang pengamat PBB yang sedang patroli di Lebanon Selatan, menyebabkan empat orang luka (Foto: Reuters)

Serangan itu terjadi di tengah intensifnya gempuran Israel ke Lebanon yang sejauh ini telah menewaskan hampir 270 pejuang Hizbullah serta 50 warga sipil, termasuk anak-anak, petugas medis, dan jurnalis.

Serangan brutal Israel juga mengincar posisi UNIFIL serta tentara Lebanon.

Pada November 2023, UNIFIL menyatakan salah satu unit patrolinya terkena tembakan Israel di Lebanon selatan.

UNIFIL pada bulan lalu juga menyatakan militer Israel melanggar hukum internasional dengan menembaki sekelompok jurnalis yang bisa teridentifikasi dengan jelas dari rompi yang digunakan. Seorang jurnalis Reuters tewas dalam serangan itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal