Schumer juga menuduh Trump bersama Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth berupaya menghindari tenggat waktu penghentian perang.
Kegagalan putaran negosiasi terbaru dengan Iran disebut menjadi bukti bahwa ketegangan masih terus berlangsung.
“Perang ini masih belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Baru hari ini, putaran negosiasi terbaru dengan Iran gagal. Trump terus menggali lubang yang semakin dalam untuk dirinya sendiri,” kata Schumer.
Partai Demokrat di Senat pun berencana kembali menggelar pemungutan suara untuk mengesahkan resolusi penghentian perang terhadap Iran. Voting tersebut akan menjadi upaya ketujuh untuk menarik pasukan AS dari konflik.
Schumer mendesak Partai Republik mendukung resolusi tersebut demi menjaga kewenangan perang sesuai konstitusi, melindungi personel militer AS, serta mengurangi biaya operasi militer.
“Jika Partai Republik peduli tentang pelestarian otorisasi perang, menjaga keselamatan personel militer, dan menurunkan biaya bagi warga AS, mereka perlu mendukung resolusi Kekuatan Perang dan mengakhiri perang ini,” ujarnya.