Parlemen Selandia Baru Sebut Ada Pelanggaran HAM Berat terhadap Muslim Uighur

Anton Suhartono
Kamp pendidikan bagi muslim Uighur di Xinjiang (Foto: AFP)

WELLINGTON, iNews.id - Parlemen Selandia Baru mengeluarkan mosi dengan suara bulat ada pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat terhadap etnis muslim Uighur di Xinjiang, China.

Semua pihak mendukung mosi yang disampaikan partai kecil, ACT, di parlemen Selandia Baru, namun dokumen menghilangkan kata 'genosida' terhadap Uighur.

Wakil ketua Partai ACT Brooke van Velden mengatakan, dia menyisipkan kalimat 'pelanggaran hak asasi manusia berat' untuk mendapatkan persetujuan dari Partai Buruh yang dipimpin Perdana Menteri Jacinda Ardern.

Namun Van Velden menegaskan hati nuraninya tetap yakin ada praktik genosida terhadap etnis Uighur.

"Hati nurani kami mendesak, kami yakin ada genosida, kami harus mengatakannya," ujarnya, dikutip dari Reuters, Rabu (5/5/2021).

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Nanaia Mahuta membela keputusan pemerintah untuk tidak menggunakan istilah 'genosida' dengan mengatakan bisa menimbulkan kekhawatiran dengan China.

Selain itu ada lembaga yang lebih berhak untuk memutuskan apakah kejahatan di Xinjiang dikategorikan sebagai genosida atau bukan.

“Ini bukan karena kurangnya perhatian, genosida merupakan kejahatan internasional paling parah dan keputusan hukum formal hanya boleh dicapai setelah penilaian yang ketat atas dasar hukum internasional," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
5 hari lalu

Kejagung Terima Laporan Koalisi Sipil soal Genosida Israel di Gaza, bakal Pelajari

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal