Parlemen Irak Serukan Pengusiran Pasukan AS Pascatewasnya Qasem Soleimani

Nathania Riris Michico
Anggota parlemen Irak menuntut pasukan AS meninggalkan negara itu. (FOTO: AFP / IRAQI PRIME MINISTER'S PRESS OFFICE)

BAGHDAD, iNews.id - Parlemen Irak mendesak pemerintah mengusir 5.200 tentara Amerika Serikat (AS) di negara itu sebagai protes terhadap serangan drone AS yang menewaskan komandan pasukan elite Quds, Garda Revolusi Islam Iran, di bandara Baghdad.

Mayoritas Syiah di parlemen melakukan pemungutan suara untuk resolusi yang menyerukan pemerintah sementara mengakhiri perjanjian bilateral dengan koalisi pimpinan AS mengenai penempatan pasukan di Irak.

"Parlemen memilih mengikat pemerintah Irak untuk membatalkan permintaannya kepada koalisi internasional untuk bantuan memerangi ISIS," kata pembicara di parlemen, Mohammed Halbusi, seperti dilaporkan AFP, Senin (6/1/2020).

Namun, Ketua parlemen Irak, Mohammed Al Halbousi, mengatakan perjanjian itu tidak bisa diakhiri tanpa pemberitahuan satu tahun sebelumnya.

BACA JUGA:

Siapkan Pembalasan, Faksi Pro-Iran Desak Pasukan Irak Jauhi Pangkalan yang Tampung Tentara AS

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal