Parah, Lembaga Kemanusiaan Bentukan AS GHF Ternyata Ingin Usir 500.000 Warga Gaza

Anton Suhartono
Pemerintahan di Gaza mengungkap misi terselubung Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) bentukan AS, yakni mengusir 500.000 lebih warga (Foto: AP)

Menurut laporan FT, GHF menjadi garda terdepan untuk proyek tersebut. Pendanaan dan dukungan rahasia berasal dari perusahaan keamanan swasta AS, Orbis, kepada BCG.

Disebutkan, BCG awalnya direkrut oleh Orbis, perusahaan kontraktor keamanan yang berbasis di Washington DC, untuk membantu studi kelayakan operasi bantuan baru.

Orbis tengah mempersiapkan studi tersebut atas nama Tachlith Institute, sebuah think tank Israel.

GHF sejak awal beroperasi pada 27 Mei sudah dicurigai membawa misi yang jelek di Gaza, sehingga PBB beserta 130 lembaga kemanusiaan internasional menolak untuk bekerja sama dengan mereka. Atas peran Israel, GHF seolah memonopoli bantuan yang masuk Gaza.

Meskipun mengklaim sebagai lembaga kemanusiaan, aktivitas GHF sejak 27 Mei telah menewaskan 751 warga sipil Gaza, terutama selama proses penyaluran bantuan. Selain itu 4.931 lainnya luka dan 39 hilang.

Belum lama ini, otoritas Gaza juga menemukan narkoba dalam tepung bantuan kemanusiaan, memperparah peran dan kesan buruk lembaga ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal