Parah! Israel Sita Lahan 1,8 Juta Meter Persegi dari Palestina, Terbesar sejak Perang 1967

Anton Suhartono
Israel akan menyita lahan seluas 1,8 juta meter persegi di Tepi Barat, Palestina (Foto: Nabid El Haya)

TEL AVIV, iNews.id - Kabar mengejutkan diungkap surat kabar Israel, Haaretz. Pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berencana menyita lahan di Tepi Barat seluas 1,8 juta meter persegi dari Palestina.

Alasannya, wilayah-wilayah tersebut akan dibangun sebagai situs arkeologi. Ini akan menjadi penyitaan tanah terbesar untuk tujuan arkeologi di Tepi Barat yang diduduki sejak 1967.

Perintah penyitaan yang dikeluarkan pekan lalu oleh Pemerintah Sipil Israel mencakup situs arkeologi Sebastia dan area luas kebun zaitun berisi ribuan pohon milik warga Palestina.

Haaretz merinci, lahan yang akan disita mencakup tanah di dekat Kota Sebastia yang penduduknya mengandalkan pariwisata sebagai sumber pendapatan utama. Penyitaan tersebut akan berdampak pada penduduk Sebastia dan Desa Burqa di sebelahnya.

Warga Palestina pemilik lahan diberi waktu 14 hari untuk mengajukan keberatan sebelum penyitaan dilaksanakan.

Sebastia terletak di jalan utama antara kegubernuran Nablus dan Jenin, mencakup area seluas sekitar 4.777 dunam. (1 dunam-1.000 meter persegi)

Menurut Kementerian Pariwisata Palestina, kawasan arkeologi Sebastia berasal dari Zaman Perunggu (3.200 SM) dan berisi peninggalan Arab, Kanaan, Romawi, Bizantium, Fenisia, dan Islam.

Pada Juli 2024, parlemen Knesset, dengan dukungan mayoritas dari koalisi dan beberapa anggota oposisi, mengesahkan RUU yang didukung pemerintah yang memperluas kewenangan Otoritas Purbakala Israel ke situs-situs arkeologi di seluruh wilayah Tepi Barat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Nasional
19 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Internasional
20 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
23 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal