Para Pemuda Israel Pilih Dipenjara ketimbang Perang di Gaza, Alasannya Mengejutkan

Anton Suhartono
Ilustrasi jumlah pemuda Israel yang memilih dipenjara ketimbang perang di Gaza terus bertambah (Foto: Anadolu)

Mesarvot, organisasi yang mendukung para pembangkan wajib militer, mengungkap sejauh ini jumlah orang seperti sangat kecil. Hanya belasan pemuda yang secara terang-terangan menolak wajib militer atas dasar hati nurani, sejak dimulainya perang 7 Oktober 2023.

Namun jumlah itu sudah lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelum perang.

Mesarvot mengungkap, ada jauh lebih banyak penolak yang masuk kategori abu-abu. Ada juga yang berusaha menghindarinya dengan berbagai alasan bohong, seperti mengalami gangguan mental. Mereka yanhg mengalami gangguan jiwa tak akan dihukum penjara.

Yesh Gvul, anggota kelompok antiperang lain, mengatakan setiap tahun rata-rata 20 persen anak muda menolak wajib militer.

Militer Israel tidak menerbitkan angka tentang penolakan wajib militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

57 tahun lalu

Spanyol Selidiki Kepala Staf Militer Israel terkait Penangkapan Aktivis Global Flotilla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal