Pangeran Saudi: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Bakal Perkuat Iran

Nathania Riris Michico
Barisan kendaraan militer AS di Kota Manbij di Suriah utara. (Foto: Delil Souleiman/AFP/Getty Images)

Dia menambahkan, kepergian James Mattis dari jabatan menteri pertahanan AS amat mungkin tak membantu penyelesaian masalah.

"Jelas dia tidak setuju dengan pemerintah soal kebijakan Suriah sehingga dalam konteks itu keberadaannya akan menjadi tanda positif komitmen pada kebijakan tersebut," sebutnya.

Pangeran Al Faisal tak lagi menjadi bagian dari pemerintahan Arab Saudi, namun dia punya pengalaman di tubuh pemerintahan selama berpuluh tahun.

Koresponden BBC di Kementerian Luar Negeri, Barbara Plett, mengatakan pemaparan sang pangeran amat mungkin mencerminkan opini pemerintah Saudi tapi dia tidak berbicara atas nama pemerintah.

Pompeo yang sudah bertandang ke Irak, Yordania, Mesir, dan Bahrain, diperkirakan akan mendiskusikan soal Iran serta konflik di Yaman dan Suriah saat berkunjung ke Riyadh.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Trump: Kapal-Kapal Perang AS Siaga di Sekitar Iran sampai Kesepakatan Damai Tercapai

Internasional
8 jam lalu

42 Warga dan Tentara Israel Tewas selama Perang Melawan Iran

Internasional
10 jam lalu

Antara Gencatan Senjata dan Ilusi Perdamaian: Membaca Realitas Kesepakatan AS-Iran

Internasional
11 jam lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal Lintasi Selat Hormuz: Banyak Ranjau!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal