Palestina Inginkan Kebebasan Beribadah di Yerusalem secara Utuh

Antara
Kota Yerusalem di Palestina. (Foto: Pixabay)

Israel memberlakukan pembagian waktu, yakni dari pukul 07.00 hingga jelang Zuhur (sekitar pukul 12.00) waktu setempat, warga Israel diizinkan masuk ke Masjidil Aqsa dan melarang warga Palestina untuk masuk masjid itu.

“Kami sampaikan terjadinya penyebaran kebencian baik itu di antara warga Palestina maupun warga Israel. Kami inginkan kebebasan al-Quds secara utuh,” kata Mahmoud.

Dia menuturkan, bahkan sejak lebih dari 50 tahun yang lalu, Israel telah menduduki Palestina dan menghalangi warga Palestina dan umat Muslim secara keseluruhan untuk beribadah secara bebas di Masjidil Aqsa.

Untuk itu, Mahmoud menekankan, permasalahan yang ada di Palestina adalah permasalahan seluruh umat Islam di dunia. Bukan hanya permasalahan warga Palestina, baik yang ada di dalam maupun di luar negara itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

57 tahun lalu

Kecam Netanyahu, Mantan Kepala Staf IDF: Dia Bikin Israel Kehilangan Arah!

57 tahun lalu

Keji! Israel Bunuh Kiper Tim Sepak Bola Palestina

57 tahun lalu

Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal