Pakar Energi: Uni Eropa Tak Akan Sanggup Ganti Pasokan Gas Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi pasokan gas Rusia ke Uni Eropa lewat jalur pipa. (Foto: Reuters)

Sebelum itu, Kanada menolak mengembalikan turbin Nord Stream 1 yang telah diperbaiki ke Gazaprom. Ottawa berdalih, tindakan itu sebagai bentuk sanksi terhadap Moskow atas agresi militer di Ukraina.

Namun, setelah dibujuk Jerman, Kanada akhirnya mau mengembalikan turbin itu. Ottawa telah mengirimkan mesin itu ke Jerman pada akhir pekan lalu, untuk kemudian diserahkan ke Gazprom.

Menurut jadwal, pemeliharaan fasilitas Nord Stream 1 oleh Gazprom semestinya berakhir pada Kamis (21/7/2022) besok. Akan tetapi, Uni Eropa mengaku sedang mempersiapkan skenario terburuk jika pemutusan pasokan gas lewat pipa itu terus berlanjut.

Ernst memperingatkan, Uni Eropa tidak akan dapat sepenuhnya menggantikan pasokan gas Rusia melalui Nord Stream 1 untuk tahun-tahun mendatang. Menurut dia, blok ekonomi benua biru itu harus menyiapkan infrastruktur gas alam cair (LNG); kemudian membangun terminal dan ratusan pengangkut LNG, serta; berinvestasi dalam ekstraksi gas alam di negara-negara produsen. 

Sementara itu, harga gas yang mahal tidak akan memungkinkan Uni Eropa untuk bergantung pada pasar spot.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

57 tahun lalu

Jerman Terpanggang, Gelombang Panas Tewaskan 5.120 Orang

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal