Pabrik Baterai Lithium Korsel Terbakar Tewaskan 23 Pekerja, Ini Kata Bos Aricell

Anton Suhartono
Bos Aricell Park Soon Kwan meminta maaf atas kebakaran pabrik baterai lithium-ion di Hwaseong yang menewaskan 23 pekerja (Foto: Reuters)

Kebakaran tersebut merupakan kecelakaan industri terbaru di Korsel. Pemerintah pun bersuara atas kejadian ini.

“Saya meminta kementerian tenaga kerja dan industri serta Badan Pemadam Kebakaran Nasional segera melakukan inspeksi keselamatan dan, jika ada kekhawatiran akan terjadi kecelakaan, segera mengambil tindakan,” kata Perdana Menteri Korsel Han Duck Soo, saat rapat kabinet.

Petugas pemadam kebakaran mengatakan, kebakaran dipicu ledakan besar dari gudang pabrik yang menyimpan sekitar 35.000 baterai itu. Asap tebal menyebar dengan cepat membuat para pekerja di dalam lantai 2 pabrik kehilangan kesadaran dan meninggal dalam hitungan detik.

Penyelidikan kasus ini melibatkan pejabat dari lintas lembaga, termasuk Badan Forensik Nasional, kepolisian, dan pemadam kebakaran. 

Pabrik baterai Aricell didirikan pada 2020. Perusahaan itu membuat baterai lithium untuk alat sensor dan perangkat komunikasi radio. Aricell juga memasok baterai lithium-ion ke Samsung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

57 tahun lalu

China Bangun 43.000 Pabrik Pintar, AI Jadi Syarat Wajib Industri Manufaktur

57 tahun lalu

Detik-Detik Ledakan di Galian Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Sempat Terpental

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal