Orang Tua Larang Dokter Pasang Alat Bantu Pernapasan, Remaja Meninggal akibat Covid-19

Umaya Khusniah
Seorang pasien positif COVID-19, terbaring di ruang isolasinya dirawat oleh terapis pernapasan di unit Perawatan Intensif (ICU). (Foto: Reuters)

"Saya benar-benar percaya dia bisa diselamatkan jika orang tuanya tidak melarang kami mengintubasinya," katanya.

Sebelumnya, gadis itu berada di RS selama sembilan hari. Dia pun dapat berkomunikasi dengan para tim medis yang merawatnya, sampai akhirnya kondisinya memburuk. 

Tweet Jessica tentang kematian gadis 14 tahun itu menerima lebih dari 116.000 suka dan telah di-retweet lebih dari 30.000 kali.

Ribuan pengguna media sosial telah mengomentari unggahan tersebut. Mayoritas dari mereka marah mereka atas kematian yang seharusnya tidak perlu terjadi, yang berakar dari informasi yang salah tentang vaksin Covid-19.

"Orang tua macam apa yang mencegah anaknya melakukan intubasi??" satu orang bertanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah Jelang Perundingan dengan Pemerintah Lebanon

Internasional
8 jam lalu

Diam-Diam, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS-Israel jika Perundingan Damai Buntu

Internasional
11 jam lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Internasional
13 jam lalu

Gencatan Senjata, Iran Peringatkan AS: Jangan Tipu Kami!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal