OKI Ancam Negara yang Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Anton Suhartono
Peserta KTT OKI ke-14 di Makkah (Foto: AFP)

MAKKAH, iNews.id - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ke-14 di Makkah, Arab Saudi, Sabtu (1/6/2019), menegaskan kembali penolakan 57 negara anggotanya atas pengakuan Amerika Serikat (AS) bahwa Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Dalam pernyataan sebagaimana dikutip dari AFP, KTT juga menentang keputusan AS serta Guatemala yang memindahkan kantor kedutaan besar mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Belum cukup, negara anggota OKI didesak memboikot negara-negara yang telah membuka misi diplomatik di Yerusalem.

Pernyataan ini keluar di saat staf ahli Presiden Donald Trump, Jared Kushner, mempersiapkan proposal aspek-aspek ekonomi dari rencana perdamaian Israel-Palestina yang baru. Proposal itu akan disampaikan dalam konferensi di Bahrain pada akhir bulan ini.

Namun Palestina secara tegas tidak akan hadir dalam konferensi itu serta menolak proposal perdamaian dari AS. Alasannya, sikap AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017 merupakan bentuk keberpihakan, sehingga negara itu bukan lagi perantara yang netral.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Kejagung Terima Laporan Koalisi Sipil soal Genosida Israel di Gaza, bakal Pelajari

Nasional
8 jam lalu

Eks Menlu Hassan Wirajuda: Banyak Kritik soal Board of Peace karena Informasi Belum Utuh

Internasional
9 jam lalu

Bak Manusia, Jutaan Unta di Arab Saudi Bakal Dapat Paspor

Nasional
16 jam lalu

Wamenlu Ungkap Komite Board of Peace bakal Diisi Teknokrat Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal