Obelisk Misterius Ditemukan Tertancap di Gurun Amerika, Netizen Kaitkan dengan Covid

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan obelisk logam yang ditemukan di salah satu gurun di Utah, AS. (Foto: AFP/Departemen Keamanan Publik Utah)

Sementara, sejumlah netizen yang lain di Amerika berkomentar tentang penemuannya selama tahun yang bergejolak, yakni di saat dunia dicengkeram oleh pandemi Covid-19. Mereka pun secara optimistis berspekulasi bahwa obelisk itu bisa jadi memiliki fungsi untuk mengubah situasi.

“Ini adalah tombol ‘reset’ untuk Tahun 2020. Bisakah seseorang menekannya dengan cepat?” kata salah satu pengguna Instagram sambil berseloroh.

“Dari dekat tertulis: ‘Ada vaksin Covid di dalam’,” tulis yang lain.

Para pejabat di Utah menolak untuk mengungkapkan lokasi persis penemuan objek aneh itu, karena khawatir para wisatawan yang penasaran akan berduyun-duyun datang ke hutan belantara terpencil itu. Sementara, pada saat yang sama, sebagian pengguna internet mulai berlomba-lomba untuk menemukan lokasi geografis obelisk tersebut, dengan berbekal gambar formasi bebatuan di sekitarnya sebagai petunjuk.

Bret Hutchings, pilot yang kebetulan pernah terbang di atas lokasi tersebut, berspekulasi bahwa obelisk itu ditanam oleh seorang seniman. Beberapa pengamat pun menunjukkan kemiripan objek itu dengan karya avant-garde John McCracken, seorang seniman AS yang pernah tinggal di dekat New Mexico, dan meninggal pada 2011.

Juru bicara perwakilan McCraken, David Zwirner, pada Selasa (24/11/2020) menyatakan obelisk itu bukanlah salah satu karya McCracken. Menurut dia, bisa jadi objek itu dibuat oleh sesama seniman yang memberi penghormatan kepada McCracken.

Akan tetapi, pada hari yang sama, Zwirner kemudian meralat pernyataannya. Dia mengatakan, mungkin saja obelisk itu memang dibuat McCracken, yang berarti bahwa potongan logam itu tidak pernah ditemukan di gurun Utah selama hampir satu dekade. “Saya yakin ini pasti karya John,” ucapnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal