Ngerinya Sanksi Snapback PBB, Iran Terancam Isolasi Global

Anton Suhartono
Sanksi terhdap Iran membuat negara itu menghadapi risiko isolasi politik dan ekonomi berskala global (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Langkah tiga kekuatan Eropa, yakni Inggris, Prancis, dan Jerman (E3), untuk memicu mekanisme snapback dalam kesepakatan nuklir 2015 Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), membuat sanksi PBB yang sempat dicabut kembali berlaku. Kondisi ini menempatkan Iran pada risiko isolasi politik dan ekonomi berskala luas. 

Pemerintah negara E3 menyatakan proses itu dimulai pada 28 Agustus dan sanksi resmi kembali berlaku pada akhir September 2025. 

Snapback adalah ketentuan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB yang memungkinkan pemulihan otomatis dari sanksi-sanksi yang dicabut oleh JCPOA jika pihak yang menandatangani menilai Iran melakukan "kegagalan signifikan" atas komitmennya. Proses dimulai oleh E3 dan memberi waktu 30 hari bagi Dewan Keamanan untuk menolak pemulihan tersebut, langkah yang praktis sulit karena syarat votingnya, kecuali ada resolusi yang berhasil, semua pembatasan lama kembali berlaku. 

Dampak Praktis: Apa yang Kembali Diberlakukan?

Sanksi yang "tersnapback" mengembalikan cakupan aturan yang pernah dipakai antara 2006–2010, termasuk embargo senjata konvensional, larangan pengayaan uranium dan reprocessing tertentu, pembekuan aset, larangan perjalanan terhadap individu/entitas terkait, serta pembatasan teknologi yang bisa mendukung rudal balistik.

Dalam praktiknya, ini memaksa negara-negara anggota untuk menyesuaikan hukum nasional, perbankan, dan asuransi agar sanksi efektif secara global. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal