Langkah yang diumumkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia ini muncul menyusul berbagai manuver militer AS dan sekutunya yang dinilai mengancam keamanan nasional Rusia. Jika benar-benar runtuh tanpa pengganti, hilangnya INF akan memicu serangkaian dampak mengerikan bagi stabilitas global.
Dampak Runtuhnya Kesepakatan Nuklir INF AS-Rusia:
1. Dunia Terancam Kembali ke Era Perlombaan Senjata Nuklir
Tanpa INF, baik AS maupun Rusia akan bebas mengembangkan dan menyebarkan rudal jarak menengah dan pendek, termasuk yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Rudal-rudal ini sangat berbahaya karena memiliki waktu tempuh yang sangat cepat dan dapat menyerang sasaran dalam hitungan menit.
Dengan absennya pembatasan, negara-negara lain yang merasa terancam, seperti China, India, Korea Utara, bahkan Eropa, juga berpotensi ikut terlibat dalam perlombaan senjata, menciptakan efek domino militerisasi global.
2. Ketegangan Meledak di Eropa dan Asia-Pasifik
INF dulunya berhasil meredakan ketegangan di Eropa selama Perang Dingin. Namun dengan runtuhnya kesepakatan ini, kawasan seperti Eropa Timur dan Asia-Pasifik bisa kembali menjadi medan utama konfrontasi militer.
Langkah AS mengerahkan sistem rudal Typhon ke Filipina dan latihan bersama Australia memperlihatkan bahwa Asia kini ikut terseret ke dalam pusaran ini. Rusia bahkan menyatakan siap mengerahkan rudal jarak menengah ke Asia-Pasifik sebagai langkah balasan.