Hingga kini belum diketahui penyebab pasti kecelakaan yang memicu ledakan dahsyat tersebut.
Sementara itu, bandara ditutup hingga Rabu pagi waktu setempat.
"Kami tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memastikan tempat kejadian aman," kata Kepala Departemen Kepolisian Metropolitan Louisville, Paul Humphrey.