Di antara senjata yang digunakan adalah DF-26 yang dapat mencapai kecepatan Mach 18 atau 18 kali lebih cepat dari kecepatan suara. Rudal itu mampu menjelajah 3.200 kilometer, bisa menjangkau wilayah AS di Samudera Pasifik, Guam.
Presiden China Xi Jinping telah memerintahkan pasukannya untuk berlatih lebih keras dan bertempur sampai mati.
Dia mengatakan 2 juta personel angkatan bersenjata China harus berlatih dalam kondisi pertempuran nyata dan tidak takut dengan segala tantangan.
Pada Oktober, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) menggelar latihan perng yang mensimulasikan penyerbuan pulau. Negara itu juga mengambil alih perairan di Laut China Selatan dengan membangun pangkalan militer di pulau-pulau buatan.
Sementara itu, China telah mengembangkan pesawat pengebom siluman yang mampu melakukan serangan nuklir diam-diam ke pangkalan Angkatan Laut AS di Pearl Harbor.