Ngeri! Badan Geologi AS Sebut Korban Tewas Gempa Myanmar Bisa Tembus 10.000 Orang

Anton Suhartono
Hasil pemodelan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengungkap, gempa M7,7 Myanmar bisa merenggut 10.000 nyawa lebih (Foto: AP)

Menurut Hough, campuran material konstruksi bangunan modern dan tradisional di Myanmar juga berperan dalam menilai perkiraan jumlah korban. Bangunan tradisional, biasanya terbuat dari kayu, akan berpotensi mematikan dibandingkan beton.

Petugas SAR berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan korban yang terjebak di reruntuhan. Semakin cepat evakuasi dilakukan, potensi nyawa terselamatkan juga semakin tinggi. Gempa terjadi pada Jumat pukul 12.50 waktu setempat. Seorang perempuan berhasil diselamatkan pada Sabtu sore dalam kondisi masih hidup dari reruntuhan bangunan setelah terjebak selama 30 jam.

Sejauh ini 139 orang dinyatakan hilang, besar kemungkinan mereka masih terjebak di reruntuhan bangunan.  Data militer Myanmar mengungkap lebih dari 1.500 rusak di Mandalay.

Meski demikian penghitungan militer atau pemerintah bisa saja tidak akurat karena Myanmar dalam kondisi konflik. Informasi, apalagi di daerah-daerah terpencil, tak bisa segera diketahui karena kebijakan ketat atau kendala teknis. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk

57 tahun lalu

Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Melonjak Jadi 1.430 Orang, Hampir 70.000 Lainnya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal