Kengerian Gempa Myanmar: Teriakan Minta Tolong dari Reruntuhan hingga Puluhan Biksu Terkubur

Anton Suhartono
Myanmar porak-poranda akibat gempa dahsyat M7,7 pada Jumat (28/3) siang (Foto: AP)

YANGON, iNews.id - Myanmar benar-benar porak-poranda akibat gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,7 yang mengguncang pada Jumat (28/3/202) pukul 12.50 waktu setempat. Hingga Sabtu, korban tewas telah menembus 150 orang dan 730 lebih luka.

Selain itu ratusan orang lainnya masih hilang, kemungkinan besar masih terjebak dalam reruntuhan bangunan.

Selain itu banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan belum bisa dievakuasi karena keterbatasan alat dan sumber daya. 

Kota terdampak parah adalah Mandalay karena berada dekat dengan titik pusat gempa. Banyak bangunan, jembatan, dan jalanan yang hancur.

Seorang petugas penyelamat dari Amarapura, Mandalay, mengatakan blok apartemen ambruk mengubur puluhan penghuni. Sejauh ini petugas mengevakuasi 30 jenazah dari reruntuhan bangunan.

"Saya belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Kota kami terlihat seperti hancur," kata dia, seraya memperkirakan sekitar 20 persen bangunan di kota terbesar kedua Myanmar itu telah hancur.

Dia menambahkan terdengar suara teriakan minta tolong dari bawah reruntuhan bangunan apartemen tersebut. Namun dia dan teman-temannya tak bisa berbuat banyak karena keterbatasan alat.

"Kami tidak bisa membantu karena tidak punya cukup SDM dan mesin untuk membersihkan puing-puing, tetapi kami tidak akan berhenti bekerj," katanya.

Kota berpenduduk sekitar 1,5 juta jiwa itu merupakan ibu kota kerajaan kuno Myanmar serta pusat keagamaan Buddha. Tak heran jika terdapat banyak biara Buddha di kota itu.

Puluhan biksu terjebak di bawah reruntuhan Biara Phaya Taung. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

Kemenag Buka Suara soal Heboh Isu Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Internasional
23 hari lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Internasional
1 bulan lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Internasional
1 bulan lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal